Elektron mempunyai muatan listrik
negatif yang mengelilingi inti atom. Hal ini tidak jauh berbeda bila anda
mengamati benda-benda langit, seperti planet-planet yang mengelilingi matahari.
Elektron bergerak pada lintasannya dan terikat dengan inti atom itu sendiri.
Akan tetapi elektron yang bergerak pada garis paling luar mudah lepas, dan bila
lepas berarti keluar dari inti atom itu sendiri
Jika elektron-elektron tersebut lepas
dari lintasannya atau orbitnya maka elektron tersebut dinamakan elektron
bebas. Elektron yang keluar atau terlepas dari orbitnya tersebut biasanya
karena pengaruh dari luar. Elektron yang terlepas inilah yang menghasilkan energi
yang disebut dengan energi atau arus listrik. Akibat gesekan ini
timbul panas atau percikan bungan api seperti sepotong besi dipukul dengan
palu. Percikan bunga api itulah yang disebut elektron bebas. Pada logam banyak
terdapat elektron bebas, sementara pada plastik dan kayu hampir atau bahkan
sama sekali tidak ada elektronnya karena elektron benda tersebut hampir terikat
dengan atomnya
Atom netral dapat melepaskan atau
menerima elektron dari atom lain. Hal ini dilakukan agar atom dapat berada
dalam kondisi stabil. Atom yang melepaskan atau menerima elektron disebut ion. Ketika atom berubah menjadi ion,
nomor atom dan jumlah protonnya tetap, tetapi jumlah elektronnya berubah.
Nomor massa atau massa atom (A) adalah jumlah total proton dan netron yang terdapat dalam inti
suatu atom. Semua atom suatu unsur memiliki kedua partikel ini (proton dan
netron), kecuali hidrogen yang hanya memiliki satu proton, tetapi tidak
memiliki netron.
